Postingan

Menampilkan postingan dengan label bahagia

Di Tempat Lain Sana

Malam ini, saya sedang mengetik tulisan ini ditemani secangkir kopi, bakpia sambil mendengarkan musik kesukaan saya. Salah satu situasi ternyaman dalam hidup saya. Tetapi mungkin di tempat lain sana ada yang sedang bersedih, Bersedih karena salah satu keluarganya telah tiada Bersedih karena salah satu tulang punggung keluarga jatuh sakit Bersedih karena tidak lolos interview Bersedih karena dagangannya tidak laku satupun dan banyak bersedih-bersedih lainnya Tetapi mungkin juga di tempat lain sana ada yang sedang bahagia, Bahagia karena lulus sidang skripsi Bahagia karena diterima di tempat kerja baru Bahagia karena dilamar sang pujaan hati Bahagia karena akan menjadi orang tua 9 bulan lagi dan banyak juga bahagia-bahagia lainnya Lalu apa yang harus kita lakukan saat ada kejadian sedih dan bahagia lain terjadi di luar sana? Ikut bersedih atau ikut bahagia ? Atau malah cemas terasa ? seperti kebanyakan rasa yang dialami wanita.. eh.. saya maksudnya.. Mungkin bersyukur...

Menebar Gizi

Gambar
Assalamualaikum, Alhamdulillah, 2016 sudah berjalan dengan baik walaupun masih banyak mimpi yang belum terwujud di tahun ini, tapi baiklah, mari kita berbaikan dengan diri sendiri, bersyukur dan mulai memaksimalkan waktu yang tersisa di quartal terakhir di 2016 dengan penuh mimpi yang berwujud aksi. Di 2016 ini saya mulai dengan mewujudkan sebuah aktifitas yang menjadi impian saya saat kuliah dulu, yaitu membuat penyuluhan tentang gizi yang dikemas dengan dongeng interaktif dan berbagai macam metode kreatif lainnya. Melalui menebar gizi saya dan teman-teman mewujudkan mimpi itu. Banyak teman-teman yang bertanya, apakah menebar gizi itu. Berikut gambaran sekilas tentang program kami, Menebar Gizi : Menebar Gizi merupakan organisasi non-profit yang bergerak di bidang edukasi tentang gizi dan kesehatan yang disampaikan melalui media kreatif dan inofatif. Menebar Gizi merupakan sebuah inisiatif dari kami, para pemuda negeri untuk membagikan informasi mengenai gizi dan kesehatan kepada...

Rencana lalu Rencana

Akhir-akhir ini saya merasa menjadi orang yang selalu membuat rencana rencana terus terus rencana tak ada yang dieksekusi saking banyaknya rencana, hingga sampai pada akhirnya tak ada yang dieksekusi karena pikiran sudah terlalu ruwet memikirkan rencana saking lamanya penyakit ini hinggap, semoga tidak berdampak ke teman-teman sekitar jikalau berdampak, saya mohon maaf ada yang bilang kalau saya kurang piknik lalu haruskah pergi ke luar kota gitu? tapi dalam hati, untuk saat ini pergi liburan ke luar kota bukan solusi yang tepat karena keuangan sedang difokuskan untuk membuat sesuatu yang menurut saya lebih lebih menyenangkan untuk masa depan (bilang aee kantong kering)  alih-alih niat refreshing, sepulangnya liburan akan timbul masalah baru karena lebih besar pasak daripada tiang banyak sekali project kantor dan diluar kantor yang sebatas rencana pengerjaan, belum di eksekusi saya berencana untuk sowan ke beberapa coffee shop bulan ini tuh kan rencana la...

Grebek Kitchen

Gambar
Hampir 3 bulan saya pindah kerja  resign , 3 bulan juga saya memiliki ritme kerja yang jauh berbeda dari kantor saya sebelumnya. Saat ini saya memiliki kewajiban visit pasien disetiap awal jam kerja dan bekerja dengan system shifting. Iya, saya bekerja di Rumah Sakit.  Tempat yang sedari lulus kuliah tidak ingin saya singgahi, tapi ternyata Allah punya rencana lebih indah. Alhamdulillah…tak se-mengerikan seperti yang dibayangkan. 2 bulan berjalan, sebagai anak baru saya diberikan tugas oleh supervisor untuk menemukan 2 masalah di Unit Gizi beserta solusinya. Saya bersemangat sekali, karena membuat suatu program kerja adalah salah satu aktifitas kesukaan yang selama ini saya sering jalani selain makan..hehe… Kenapa saya senang ?karena membuat suatu program  kerja lalu mewujudkannya menjadi nyata seperti layaknya mewujudkan mimpi menjadi nyata. Deg..degan.. takut.. malu karena  masih a nak baru dan banyak alasan manusiawi lainnya. Maklum, saya juga  masih ...

Ini cita-citaku, mana cita-citamu ?

Gambar
Assalamualaikum, Sebulan ini saya iseng tanya anak-anak tentang apa cita-citanya saat besar nanti?. Sungguh ini pertanyaan yang klasik.. Hehe. Tapi, saya selalu penasaran dengan jawabannya. Apakah anak-anak sekarang masih memiliki cita-cita yang sama seperti anak-anak pada jaman saya yang rata-rata ingin menjadi dokter atau guru? dan ternyata jawabannya agak sedikit berbeda. Ada seorang anak yang memiliki cita-cita paling antimainstream yaitu pemadam kebakaran. Ini dia fotonya biodatanya: Saya senang melihat tulisan Shita, begitu panggilan saya kepadanya. Dia bisa memilih cita-citanya berbeda dengan apa yang banyak orang cita-citakan. Disaat sebagian orang selalu ingin seperti orang kebanyakan, dia dapat menetukan pilihannya sendiri, tidak melulu mengikuti arus. Shita, tsemoga cita-citamu tercapai . Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang - Sukarno Salam, Siti Retno Widiani

Berhentilah Sejenak

Assalamualaikum, Tentang berhenti sejenak, betapa menyenangkannya melakukan hal ini. Saya membiarkan diri ini melakukan kegiatan berhenti sejenak. Beberapa bulan terakhir, kegiatan berhenti sejenak saya adalah menjadi volunteer setiap Minggu. Disini saya bertemu dengan orang-orang baru dengan latar belakang kehidupan, pendidikan, profesi dan kepribadian yang beragam.  Tak sengaja berselanjar di timeline twitter, saya bertemu dengan tulisan tentang Berhentilah Sejenak di website salah satu motivator favorit saya. Saya akan coba salin kutipannya di tulisan ini : Pit stop (berhentilah sejenak) dari kesibukan dan rutinitas. Carilah cara agar Anda bisa berjumpa dan bersua dengan orang-orang baru. Sebab rutinitas tanpa variasi bisa mematikan kreativitas dan menurunkan kecerdasan serta menambah kejenuhan hidup.  Dan saat bertemu dengan orang baru, fokuslah untuk saling berbagi dan belajar bukan sibuk dengan gadget di tangan. Setiap orang baru pasti membawa sesuatu yang baru...

Diriku

Apa sebenarnya yang kau cari ? Apa sebenarnya yang kau tuju? Selama ini berjalan kesana kemari,  Benarkah jalan yang kau lalui saat ini ? Sudah sesuaikah dengan apa yang kau cari ? Aku takut, diriku . . . Takut jika jalan yang selama ini kaulalui salah Terlihat seperti berjalan . . . Terlihat seperti banyak yang dilakukan. . . Tetapi sebenernya langkah itu tak berdampak Bahkan diam ditempat . . . Apapun yang telah, sedang atau akan kau jalani Aku akan terus setia menemanimu, diriku Jangan menyerah Jangan berhenti Tujuan itu tidak akan kemana-mana Teruslah berjalan mengejar tujuan Diriku, Apapun tujuanmu, Semoga Allah tetap menjadi muara itu

24 Jam di Kota Bahari

Gambar
Assalamualaikum,  Kali ini saya akan menceritakan tentang perjalanan ke Kota Bahari - Tegal yang bisa dibilang mendadak dan cukup singkat. Ide perjalanan ini berawal pada tanggal 8 Januari 2014, waktu itu teman saya semasa kuliah di Jakarta tiba-tiba mengirimkan pesan melalui BBM : Suko : "Noeee, mau ikut main ke tegal ga? Tempatnya Iren ?" Saya  : "Kapan?" Suko : "Minggu depan noe, tgl 17-18" Saya : "Naik apa?" Suko : "Kereta" Saya : "Ada tiket murah ngga? *tetep #hematbeb" Suko :  "ada nih, kereta ekonomi tinggal 5 kursi lagi" Saya : "hayuukk cus" Percapakan tersebut terjadi kurang lebih 5menit, tanpa ini itu keputusan langsung diambil dalam sekejap. Entah kenapa saya begitu yakin mengiyakan penawaran tersebut tanpa berpikir panjang karena biasanya orang tua saya amat sulit memberikan anak perempuannya ini ijin untuk pergi jauh apalagi menginap. Hmm... Mungkin itu yang namanya momen...